Kolaborasi BRMP Riau dan PT Pupuk Indonesia Dalam Siaran RRI Pro 1 Pekanbaru
Kepala BRMP Riau Dr. Agus Wahyana Anggara, S.Si., M.Si., dan Manager Penjualan Wilayah PT Pupuk Indonesia, Fajar Ahmad, S.E., menjadi narasumber dalam acara Dialog Interaktif diseminasi peningkatan produktivitas padi sistem Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) serta membahas ketersediaan pupuk. Kegiatan ini merupakan diseminasi program pemerintah dalam peningkatan produktivitas padi dan mempercepat swasembada pangan yang disiarkan melalui RRI 1 Pro Pekanbaru dan live streaming, Selasa (11/08/2026).
Dalam dialog, Kepala BRMP Riau menjelaskan bahwa Riau memiliki potensi Luas Baku Sawah (LBS) sekitar 59.000 hektare yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan produksi padi. Salah satu upaya yang didorong adalah penerapan PM-AAS melalui penggunaan alsintan, Brigade Pangan, pola tanam jajar legowo, serta pemupukan berimbang dengan target produktivitas hingga 10 ton GKP/hektare. Antusiasme petani terhadap teknologi ini juga meningkat, terlihat dari usulan CPCL PM-AAS yang telah mencapai 8.660 hektare dari target awal 4.707 hektare.
Sementara itu, PT Pupuk Indonesia menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan PM-AAS melalui penyediaan pupuk bersubsidi sesuai kebutuhan petani berdasarkan e-RDKK. Pada 2026, alokasi pupuk bersubsidi untuk Riau mencapai 14.200 ton dengan realisasi penyerapan sekitar 8.600 ton atau 60,56 persen. Dialog berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab bersama pendengar RRI yang membahas berbagai isu, mulai dari teknologi budidaya, peningkatan produktivitas, pemupukan, hingga tantangan yang dihadapi petani di Riau.
BRMP Riau juga berdiskusi mengenai keberlanjutan kerja sama dalam mendukung diseminasi pertanian modern melalui siaran RRI Pro 1 Pekanbaru. Dalam kerja sama tersebut, BRMP Riau siap mendukung penyediaan materi, naskah, serta sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk menyampaikan informasi dan teknologi pertanian modern kepada masyarakat.